Monday, December 10, 2012

Jangan Banyak Melamun Kalau Ingin Umur Panjang


Sebuah lelucon mengenai terlalu banyak melamun membuat seseorang mati muda, ternyata ada benarnya juga. Sebuah penelitian telah mengaitkan antara kebiasaan melamun dengan penuaan dini dan memperpendek usia. 

Para ilmuwan di University of California, San Fransisco melakukan penelitian mengenai telomer yang merupakan topi pelindung ujung kromosom. Dalam beberapa tahun terakhir ini, berbagai penelitian menunjukkan bahwa memendeknya telomer merupakan salah satu penanda terkuat penuaan dini.

Telomer akan memendek seiring dengan bertambahnya usia, sehingga telomer yang memendek pada usia berapa pun dapat memprediksi berkembangnya suatu penyakit dan kematian dini, seperti dilansir prevention Senin (26/11/2012).

Untuk mengetahui apakah kebiasaan melamun memiliki dampak pada panjang telomer, peneliti menguji 239 wanita yang berpendidikan tinggi dan dengan tingkat stres yang rendah. Peserta penelitian diminta mengisi kuesioner tentang kepuasan hidup, kemudian peneliti mengukur panjang telomer masing-masing peserta.

Peserta yang sering melamun cenderung memiliki telomer yang lebih pendek, yaitu sekitar 200 pasangan basa, yang seharusnya dialami 4 tahun kemudian. Hal ini berarti pemendekan telomer tersebut menyebabkan 4 tahun penuaan dini.

Menurut para peneliti, sebenarnya tidak ada yang salah dengan melamun tetapi melamun biasanya dilandasi oleh ketidakbahagiaan dan perasaan sedih. Stres dan ketidakpuasan terhadap hidup telah dikaitkan oleh memendeknya telomer dalam berbagai penelitian sebelumnya.

Peneliti menyarankan daripada berfokus pada suatu hal yang mengganggu Anda, lebih baik berpikir tentang sesuatu yang lain yang membuat Anda merasa lebih baik.

Untuk menjaga kondisi telomer dan mencegah penuaan dini, Anda dapat melakukan 6 langkah berikut ini:

1. Merasakan napas Anda sendiri

Sebuah studi dalam jurnal Emotion edisi bukan Juni menemukan bahwa bernapas secara sadar selama 8 menit saja dapat mencegah pikiran mengembara kemana-mana.

2. Cobalah yoga dan meditasi

Sebuah studi tahun 2011 dalam jurnal Psychoneuroendocrinology menemukan bahwa ketika orang melakukan meditasi atau yoga selama empat bulan saja, dapat meningkatkan produksi enzim telomerase, yang menjaga telomer.

3. Bergaul dengan lebih banyak teman

Teman-teman Anda tidak hanya membuat Anda merasa lebih muda tetapi juga dapat melindungi telomer karena pengalaman positif seperti koneksi sosial.

4. Ambil minyak ikan

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen omega-3 dalam minyak ikan dapat memperlambat proses penuaan dengan memperpanjang telomer.

5. Tidur malam yang berkualitas

Atasi segala macam gangguan yang dapat mengganggu tisur Anda dan dapatkan tidur malam yang baik untuk menjaga otak tetap tajam.

6. Olahraga

Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga secara teratur dapat memperpanjang telomer. Bahkan, olahraga ringan selama 30 menit sehari dapat membuat telomer memanjang setara dengan 10 tahun lebih muda daripada rekan-rekan Anda yang tidak berolahraga.

No comments:

Post a Comment