Tuesday, September 10, 2013

Anda Adalah Istrinya, Bukan Ibunya !


Perempuan yang telah menikah, cenderung memiliki sifat mengatur yang berlebihan. Awalnya sih agar suami bahagia dan merasa dimudahkan. Tetapi, kalau terlalu sering, bisa-bisa suami malah gerah dan mulai melirik yang ‘lain’

Jauh sebelum memiliki anak, di awal pernikahan, perempuan telah menjalani peran ganda untuk suami tercintanya, yaitu menjadi sahabat, kekasih, teman, sekutu, orang kepercayaan dan penghibur saat ia dilanda resah atau sedang tertekan karena pekerjaan.

Tetapi terkadang, alih-alih menjalankan peran sebagai seorang istri, kok Anda lebih cocok menjadi ibunya?! Menurut Richard Templar, pada buku yang berjudul “The Rules of Love’’, satu hal yang dilarang keras bagi perempuan yang baru menikah, jangan pernah mencoba mengatur suami layaknya seorang ibu. Sebab, suami Anda adalah manusia dewasa dan tidak membutuhkan Anda menjalani peran tersebut.

Suami Anda jelas mampu mengambil tindakan-tindakan, dan keputusan sendiri tanpa kendali dari Anda. Mengutarakan pendapat boleh saja, tetapi tidak perlu secara rinci mengenai apa yang harus ia lakukan, atau apa yang harus ia hindari. Ungkapkan opini Anda sebagai sudut pandang, bukan instruksi.

Ketika Anda bertindak seperti orang tua kepada suami, maka ia akan merespon dengan dua cara. Pertama, menanggapi aturan Anda seperti anak kecil dengan melakukan apa yang Anda katakan.  Tetapi, bila suatu waktu Anda membutuhkan suami untuk menjaga Anda, suami Anda tidak bisa melakukannya. Karena terbiasa menuruti semua perkataan Anda’’ jelas Templar.

Bila Anda merasa memiliki kecenderungan ke arah ini, ubahlah segera. Libatkan suami untuk mengingatkan, bila tanpa disadari Anda sedang mengaturnya. Dengan mengakui kekurangan dan meminta dukungan dari suami untuk membantu menghilangkannya, maka suami akan merasa sebagai seorang pelindung yang menjaga diri Anda.

Sebaliknya, jika membiarkan sifat tukang atur ini berkembang dalam diri Anda, tak hanya akan menimbulkan tekanan, tapi juga akan mencederai hubungan serius yang tengah Anda bangun bersama orang yang Anda cintai.

Sumber : The Rules of Love, Richard Templar.

No comments:

Post a Comment