Thursday, May 19, 2011

Belajar dari Pemulung



Siapa yang tidak tahu profesi pemulung ?

Di negara kita, mereka ada dimana-mana, baik dewasa atau anak-anak. keberadaan mereka bagai pisau bermata dua. Di satu sisi, para pemulung turut memberi andil dalam menjaga dan membersikan kta dengan memungut sampah dan barang bekas. tapi di satu sisi juga sering di anggap mengganggu pemandangan. pemulung mengambil berbagai barang bekas dari mana saja, jalan, tempat sampah, pekarangan, pasar termina, dll. itu sebabnya pekerjaan mereka kadang masih di pandang negatif, jorok,dll.

Padahal, tentu saja pemulung tidak menggambil semua sampah. yang mereka ambil hanyalah sampah-sampah tertentu yang bisa didaur ulang.

Dari sisi, ada satu renungan yang bisa menjadi pelajaran penting buat kita.  

Sampah bisa diibaratkan masa lalu.

Entah itu hal-hal yang baik maupun yang buruk, kita semua punya masa lalu. namun belajar dari pemulung. marilah kita mengambil hal-hal yang baik dari masa lalu kita yang bisa kita pelajari sehingga memuat masa depan kita menjadi lebih baik. jangan mengambil (mengingat) semua sampah masa lalu dalam berjalan menuju masa depan. apalagi kalau hal itu sampai menimbulkan trauma hingga membuat anda menjadi orang ang mudah menyerah pada nasib dan pesimis .

Mungkin masa lalu yang buruk itu adalah berupa pengalaman pahit. dosa, dan kesalahan yang pernah dilakukan., atau kegagalan yang pernah dialami di masa itu. namun, ketika seseorang terus menerus di hantui rasa takut, sering itu justru tidak bisa melakukan perbaikan atas masa lalu itu.

ingatlah bahwa Allah menciptakan kita bukan untuk masa lalu tetapi untuk masa depan.

Itu sebabnya jangan ijinkan pengalaman, kejadian atau kegagalan di masa lalu mematahkan semangat kita untuk meraih masa depan.

No comments:

Post a Comment