Sunday, June 21, 2015

Tips Memilih Kartu Memori untuk Smartphone


Kartu Memori, atau lebih akrab disebut SD Card merupakan salah satu komponen yang wajib ada di Smartphone, apalagi jika Smartphone tidak memiliki kapasitas penyimpanan yang memadai, maka Kartu Memori sudah menjadi barang wajib tersendiri.
Tapi tahukah kamu, kalau tidak semua Kartu Memori itu memiliki jenis dan performa yang sama. Setiap kartu memori tentu diproduksi oleh vendor yang berbeda-beda, oleh karena itu kamu harus paham disetiap perbedaannya.
Saat ini beredar tiga jenis Kartu Memori yang paling sering digunakan, yaitu:
SD CARD
SD Card berukuran 32 x 24 x 2 mm. Kartu memori yang paling umum digunakan untuk kamera digital namun tidak digunakan pada ponsel atau tablet karena ukurannya yang besar.
MINI SD
Mini SD berukuran 21,5 x 20 x 1,4 mm. Sebelumnya memori jenis ini banyak digunakan pada ponsel namun belakangan sangat jarang digunakan pada ponsel keluaran baru.
MICRO SD
Micro SD berukuran 15 x 11 x 1 mm. Sekarang ini banyak ponsel, tablet dan kamera digital menggunakan kartu memori jenis ini karena ukurannya yang kecil, sehingga lebih praktis dan efisien.
Dari ketiga kandidat diatas, Micro SD menjadi Kartu Memori yang paling banyak digunakan untuk saat ini. Hampir tiap smartphone keluaran terbaru menggunakan Micro SD, mungkin karena ukurannya yang kecil namun dapat menampung ukuran yang besar.
Saat ini ada tiga jenis SD yang beredar, yaitu SD, SDHC, dan SDXC. Apa perbedaannya?
  • SD (Secure Digital), dengan kapasitas penyimpanan maksimal 2 GB dan format file FAT16.
  • SDHC (Secure Digital High Capacity), dengan kapasitas penyimpanan hingga 32 GB dan format file FAT32.
  • SDXC(Secure Digital Extended Capacity), dengan daya tampung dari 32 GB hingga 2 TB, merupakan spesifikasi baru SD Card versi 3.00 dengan kecepatan tulis hingga 35 Mbps dan kecepatan baca hingga 60 Mbps.
KECEPATAN KARTU MEMORI BERDASARKAN KELAS (CLASS)
  • Kelas 2, kecepatan tulis minimal 2 Mbps
  • Kelas 4, kecepatan tulis minimal 4 Mbps
  • Kelas 6, kecepatan tulis minimal 6 Mbps
  • Kelas 10, kecepatan tulis minimal 10 Mbps
  • Kelas 12, kecepatan tulis minimal 12 Mbps
Biasanya, semakin tinggi Class-nya, maka harganya akan semakin mahal juga.

Cara Perbaiki Memory Card Rusak atau Tidak Terbaca



Kartu SD (SDCard)
 atau yang biasa disebut memori eksternal merupakan salah satu perangkat yang paling dibutuhkan saat ini. Walaupun sudah banyak gadget yang mempunyai memori internal besar, tetap saja pengguna membutuhkan memori eksternal untuk menyimpan data-datanya.
Mungkin kamu pernah mengalami masalah memori tidak terbaca (damage), dengan memori yang tidak terbaca pastinya akan menyulitkan kita memindahkan data-data yang ada di dalam memori tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut, kami punya empat cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki memori tersebut.

Cara 1

  • Keluarkan kartu memori dari gadget. Pastikan kamu sudah mematikan gadget terlebih dahulu.
  • Bersihkan lempengan tembaga (berwarna kuning keemasan) dengan penghapus pensil (yang warna putih). Gosok perlahan hingga bersih.
  • Jika yakin sudah bersih, masukan kembali kartu memori ke dalam slot memori lalu periksa apakah sudah terbaca atau belum.

Cara 2

  • Masuk ke menu Setting > Storage
  • Di dalam menu tersebut terdapat pilihan Erase SD card. Dengan menghapus SD Card, dapat membuat memori bersih seperti baru.

Cara 3

  • Hubungkan Android ke laptop atau PC dengan kabel data.
  • Pastikan Android kamu terhubung dalam Mass storage mode (MSC), bukan Media transfer mode (MTP).
  • Buka Windows Explorer, klik kanan pada Drive kartu memori, pilih Properties > Tools > Error Checking, tunggu hingga semua proses selesai.
  • Eject kartu memorinya, lalu cek apakah sudah terbaca atau belum.

Cara 4

Jika kartu memori terbaca dan terlihat baik-baik saja di komputer namun tetap tidak terbaca di Android. Coba gunakan cara ini:
  • Buat folder baru di HardDisk, beri nama sembarang asal kamu ingat kalau folder baru ini akan menjadi tempat penyimpanan sementara alias backup isi kartu memori yang rusak tadi.
  • Copy seluruh isi kartu memori lalu Paste ke dalam folder yang sudah dibuat tadi.
  • Jika sudah yakin tersalin semua, format kartu memori tersebut.
  • Lalu kembalikan semua data-data yang ada di folder ke dalam memori yang sudah diformat tadi.
  • Sekarang cek lagi, masih gagal atau tidak.