Friday, December 2, 2016

7 Hal di Pagi Hari Demi Dapatkan Tidur Malam Berkualitas


Sulit tidur bisa dialami oleh siapa saja. Cemas dan depresi merupakan dua penyebab umum dari orang yang sulit tidur (insomnia). Namun, bisa juga karena masalah emosional dan psikologi seperti stres, marah, dan trauma.
Padahal, mendapat tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Untuk membantu Anda lebih mudah tertidur di malam hari, di bawah ini adalah tujuh hal yang dapat membantu Anda, seperti dilansir dari Purewow, Jumat (2/12/2016):
1. Bangun di waktu yang sama setiap hari
Tujuannya untuk membuat siklus tidur-bangun Anda dapat diprediksi dan menstabilkan ritme sirkadian, sehingga Anda akan merasa lelah pada waktu yang sama setiap malamnya.
2. Dapatkan sinar matahari
Cahaya alami memainkan peran besar dalam siklus tidur Anda karena dapat membantu menyeimbangkan jam internal tubuh Anda.
Waktu terbaik untuk mendapatkan sinar matahari adalah di antara pukul enam dan setengah sembilan pagi, karena di waktu ini tubuh Anda sangat responsif.
Jadi, jangan lupa untuk membuka tirai jendela dan menikmati sinar matahari pagi sambil mungkin menyeruput segelas kopi.
3. Minum air putih secara teratur
Minum banyak air putih sepanjang hari memang sangat penting. Hal ini dapat membuat tubuh Anda tetap terhidrasi dengan baik.
Namun, setelah pukul 09.30 malam, lebih baik kurangi, karena jika terlalu banyak minum air putih, Anda bisa terbangun beberapa kali untuk buang air kecil, yang pastinya hal ini akan mengganggu siklus tidur Anda.
4. Luangkan waktu untuk meditasi
Saat sedang melakukan rutinitas harian Anda, coba luangkan waktu sekitar sepuluh menit untuk melakukan meditasi. Hal ini akan menjernihkan pikiran dan dapat membuat Anda jadi lebih mudah tertidur saat malam hari.
5. Olahraga
Walaupun Anda hanya bisa melakukan 20 menit olahraga jalan cepat saat waktu istirahat makan siang, hal ini juga bisa bermanfaat bagi tubuh Anda.
Bergerak akan membuat otot lelah, sehingga rasa gelisah ketika akan tidur malam harinya, kurang mungkin terjadi.
6. Hindari kafein
Meski Anda menganggap bahwa tubuh Anda memiliki toleransi yang tinggi, tapi tidak mengonsumsi kafein setelah jam dua siang (atau setidaknya enam jam sebelum tidur), adalah cara cerdas jika Anda tidak ingin mengalami sulit tidur saat malam hari.
7. Buat daftar apa saja yang perlu dikerjakan esok pagi, lalu abaikan
Gunakan selembar kertas atau aplikasi di gadget Anda untuk mengatur daftar tentang apa saja yang harus Anda lakukan esok hari. Lalu abaikan daftar tersebut saat Anda akan pergi tidur, dengan begini Anda akan bisa tidur lelap karena Anda sudah merencanakan apa saja kegiatan yang harus dilakukan besok.

Wednesday, November 30, 2016

6 Cara agar Tak Terjebak Jadi Workaholic


Kini semakin banyak orang, terutama wanita, memiliki tendensi mengorbankan terlalu banyak hal dalam hidup demi pekerjaan dan menjadi seorang workaholic atau penggila kerja. Padahal menjadi seorang penggila kerja belum tentu baik untuk Anda.

Umumnya, kecenderungan workaholic membuat seseorang melupakan banyak hal pribadi, mengabaikan kesehatan, dan hal-hal menyenangkan dalam hidupnya demi pekerjaan. Hal ini akan lebih buruk jika seorang penggila kerja telah berkeluarga dan mengabaikan keluarganya.

Menjadi penggila kerja bukanlah jaminan untuk meraih sukses. Jadilah wise worker atau pekerja yang cerdas, yang mampu memberikan porsi seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Apalah artinya pekerjaan yang bagus, jabatan tinggi, dan gaji yang besar jika Anda selalu merasa kesepian dan tegang memikirkan pekerjaan. Lalu, bagaimana caranya agar tak terjebak menjadi penggila kerja?
1. Kesehatan lebih penting daripada harta
Semua orang pasti pernah mendengar ungkapan ini, tapi tak semuanya menerapkannya dalam kehidupan. Bekerja tak mengenal waktu setiap hari bukanlah hal yang sehat. Ada banyak penyakit mengintai jika Anda termasuk seseorang yang betah duduk di depan komputer selama belasan jam dan sering terlambat, bahkan melewatkan waktu makan.

Bekerja terlalu keras bahkan tak hanya memberikan konsekuensi buruk bagi kondisi fisik, tapi juga mental Anda. Bekerja boleh saja, tapi jangan sampai mengabaikan kesehatan. Tunjang fisik Anda dengan asupan makanan sehat dan teratur. Sepadat apa pun pekerjaan, jangan abaikan waktu makan. Luangkan waktu berolahraga, meski itu hanya berjalan kaki.

2. Jangan tidur bersama telepon selulere
Bagaimanapun, tubuh Anda butuh istirahat. Minimal Anda harus mendapatkan tidur malam berkualitas dengan waktu yang cukup, 7-8 jam setiap hari. Jauhkan semua perangkat komunikasi dari tempat tidur agar Anda tak tergoda mengangkat telepon, membaca pesan, dan membalas surel dari ponsel. Kecuali ada hal yang sangat mendesak dan tidak bisa ditunda, abaikan semua panggilan dari ponsel di waktu tidur malam.

Lagi pula, kurang tidur juga akan membuat penampilan Anda buruk: wajah pucat, mata berkantong dan hitam, kulit kering, dan wajah Anda dijamin tidak terlihat segar ketika bekerja esok hari.

3. Tetapkan batasan
Buatlah batasan yang jelas, sejauh mana pekerjaan boleh mengganggu waktu pribadi Anda. Upayakan agar Anda hanya menyentuh pekerjaan di hari kerja, tidak di akhir pekan atau hari libur. Jika Anda bekerja di rumah, buatlah jadwal kapan waktunya Anda bekerja dan kapan Anda beristirahat. Anda harus memegang komitmen dan tidak melanggarnya, lagi-lagi kecuali untuk kondisi mendesak.

4. Temukan hobi baru
Berhentilah berpikir tentang pekerjaan terus-menerus. Tubuh dan pikiran Anda butuh kegiatan yang menyegarkan, yang melemaskan otot dan otak. Carilah hobi baru. Temukan hal-hal yang membuat Anda berbahagia, santai, dan melupakan urusan pekerjaan. Lebih baik lagi jika Anda bisa bergabung dalam sebuah komunitas yang menyangkut hobi baru Anda. Kegiatan baru dan lingkungan baru pasti lebih menggairahkan hidup Anda.

5. Habiskan waktu lebih banyak bersama teman-teman
Sudah berapa lama Anda tak berkumpul bersama teman lama karena sibuk kerja? Sudah berapa banyak acara penting dan gosip-gosip seputar teman yang Anda lewatkan? Oke, Anda tak mungkin hang out setiap hari, tapi setidaknya luangkan waktu sekali dalam sebulan untuk mengejar ketertinggalan gosip-gosip terbaru. Bersenang-senanglah bersama kawan-kawan lama, mengobrol, tertawa, dan lupakan tentang pekerjaan.

6. Pergilah berlibur
Hal penting yang harus Anda lakukan ketika kehidupan Anda mulai didominasi urusan kerja, ambillah cuti, lalu pergi berlibur. Ajaklah sahabat, keluarga, atau tak masalah jika harus pergi sendiri. Pergilah ke tempat-tempat baru yang belum pernah Anda kunjungi.

Pergilah ke tempat yang paling ingin Anda datangi. Nikmati suasana baru, pemandangan indah, udara segar, makanan enak, dan lingkungan yang jauh dari pekerjaan. Liburan akan memberikan pengalaman baru, memberikan perspektif baru, membuat pikiran Anda lebih rileks, dan membuat hidup Anda lebih hidup.